Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengapa Air Laut Berwarna Biru? Ini Alasannya


KompasNusantara - Sejak kecil laut dikenal oleh banyak orang dengan warna biru indah yang luas tak terkira. Bahkan warna biru pada laut menjadi jenis warna tersendiri yakni biru laut. Namun, tahukah kamu mengapa air laut berwarna biru?

Berbagai spekulasi muncul sejak kecil tentang kepercayaan bahwa lautan berwarna biru karena memantulkan langit biru.

Alasan sebenarnya laut tampak biru memang melibatkan refleksi, tapi itu bukan karena laut bertindak sebagai cermin ke langit.

Menurut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat, lautan berwarna biru karena menyerap sinar matahari, dikutip dari Wonderopolis.

Pada saat sinar matahari mengenai perairan laut, molekul air secara alami menyerap sinar cahaya. Namun, tidak semua sinar diserap dengan cara yang sama.

Molekul air yang utama adalah menyerap panjang gelombang cahaya yang lebih panjang, seperti pada panjang gelombang merah, oranye, kuning, dan hijau.

Panjang gelombang yang lebih pendek, seperti panjang gelombang biru, cenderung dipantulkan kembali ke mata. Inilah sebabnya mengapa air laut menjadi terlihat warna biru.

Air Laut Tidak Selalu Biru

Sebenarnya air laut tidak selalu terlihat biru. Kadang-kadang justru tampak lebih biru daripada di waktu lain. Misalnya, laut yang lebih dalam airnya.
Hal ini karena, semakin banyak air, semakin banyak cahaya yang diserap. Itu sebabnya perairan laut dalam mungkin tampak biru tua gelap.

Kondisi lain bisa juga berwarna biru muda atau hijau yakni di perairan dangkal yang lebih dekat ke pantai. Warna-warna ini mungkin hasil dari pantulan cahaya yang memantul dari dasar laut, sedimen mengambang, atau kehidupan tanaman, seperti ganggang dan fitoplankton.

Bisakah Perairan Menjadi Sangat Jernih?

Jika diperhatikan lagi badan air lain, seperti sungai dan kolam, bisa tampak berwarna selain biru. Beberapa sungai, misalnya, mungkin tampak berwarna cokelat keruh daripada biru yang indah.

Warna coklat pada beberapa badan air sering kali disebabkan oleh adanya sedimen di dalam air, terutama setelah air diaduk oleh badai atau hujan lebat.

Perairan bisa sangat jernih oleh beberapa hal. Misal melihat kondisi perairan Karibia yang sebening kristal, yang biasanya berwarna hijau muda daripada jernih.

Perairan Karibia dipercaya sangat jernih karena lebih bersih dan mengandung lebih sedikit polusi. Namun, warna-warna tersebut lebih mungkin disebabkan oleh karakteristik khusus dari badan air yang bersangkutan.

Selain itu, kehidupan tanaman yang ada di banyak perairan Karibia dapat berkontribusi pada lebih banyak cahaya hijau yang dipantulkan kembali.

Beberapa perairan Karibia yang sangat indah juga cenderung lebih dangkal. Komposisi dasar laut yang mengandung karang juga turut memengaruhi kejernihan perairannya.
close